Kata pria vs kata perempuan:Perempuan enggak bisa nyetir?

2019
05/23
02:05

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Kata pria vs kata perempuan:Perempuan enggak bisa nyetir?

2015年8月8日下午3:00发布
2015年8月8日下午3:48更新

Kolom ini membahas berbagai macam isu yang berkembang di masyarakat Jakarta dan Indonesia - baik yang serius dan yang nyeleneh - dari dua sudut pandang yang berbeda。 Topik pekan ini adalah soal perempuan yang(katanya)enggak bisa nyetir。 Benar enggak,是吗?

Tasa Nugraza Barley adalah seorang konsultan komunikasi di Jakarta。 Ia suka membaca buku dan berpetualang,dan dapat disapa di

Seperti biasa,perempuan selalu menyangkal hal-hal buruk tentang mereka,walau itu benar。 Seperti halnya mereka tidak pernah mau mengakui bahwasanya mereka sangat egois dan mau menang sendiri( 请, jangan sensi!),perempuan tidak mau mengakui kalau mereka adalah pengemudi yang sangat buruk。

Tentu ada beberapa perempuan yang memang jago menguasai kendaraannya,baik itu mobil atau pun motor。 Selama hidup saya,saya pernah menjumpai beberapa wanita yang punya keahlian hebat dalam menaklukkan jalanan,tidak kalah dengan para pria。 Tapi perempuan seperti itu bagian dari kalangan minoritas。 Ini fakta,兄弟!

Tidak hanya sekali atau dua kali,tapi sering,saya mendapatkan curhatan dari para pengendara ojek tentang bagaimana cerobohnya perempuan ketika berada di atas kendaraan roda dua。 Yang biasa mereka keluhkan adalah bahwa perempuan cenderung ragu-ragu ketika hendak menyalip atau melakukan manuver lainnya。

Ketika hendak berbelok,mereka akan melakukan itu seakan-akan di jalan raya hanya ada mereka - tanpa lampu sen dan tanpa mengurangi kecepatan kalau perlu。

Apabila Anda menyetir mobil dan ada pengendara motor di sekitar Anda,sangat disarankan agar Anda ekstra hati-hati。 Akan lebih baik apabila Anda berhenti dan biarkan yang bersangkutan melewati Anda。

“Pas kita berhenti,dia diem aje ,eh pas kita jalan dia juga ikut jalan,”begitu kira-kira curhatan para tukang ojek tentang pengendara motor perempuan。

Begitu juga ketika mereka mengendari mobil。 Lagi-lagi mereka akan menyangkal ini。 Tapi,cobalah tanya orang-orang di sekitar anda,pasti mereka setuju。

Kalau Anda terhenti di lokasi parkir di satu mall karena mobil di depan Anda sudah menghabiskan lebih dari tiga menit tapi belum juga mendapatkan posisi yang pas - maju,mundur,maju,dan mundur lagi - maka besar kemungkinan pengendara di mobil itu adalah seorang perempuan,atau mungkin remaja yang sedang belajar menyetir。

Bayangkan skenario ini:Anda sedang berada di tengah-tengah keramaian jalan raya dan mobil di depan Anda jalan tidak beraturan,bergerak dengan pola yang agak unik,zig-zag mungkin。 啊哈! Sepertinya perempuan yang sedang mengendarai mobil itu。 Atau mungkin dia baru saja minum terlalu banyak alkohol。

Salah satu misteri hidup memang。 Perempuan yang terkenal akan kerapihan dan keteraturannya di dalam kehidupan sehari-hari,tiba-tiba saja menjadi individu yang begitu“berantakan”ketika di belakang kemudi。 Entah karena memang kutukan alam atau memang perempuan tidak dilahirkan untuk mahir berkendara mobil atau motor。

Otomotif memang tidak pernah menjadi obsesi perempuan kebanyakan。 Fesyen jelas jauh lebih menarik buat mereka。 Kebanyakan perempuan cenderung cuek dalam memelihara kendaraan,mereka tidak peduli apabila bodi mobil penuh dengan goresan。 Sementara pria lebih memerhatikan penampilan kendaraan mereka,bahkan sebagian rela mengeluarkan kocek berjuta-juta untuk melakukan modifikasi。

Berkendara buat pria punya nilai seni。 Tapi buat perempuan berkendara itu hanya soal pergi dari poin A ke poin B. Hanya itu。

Jadi,tentu tidak ada yang perlu diperdebatkan di sini。

Adelia Putri,24岁tahun,adalah多媒体记者Rappler Indonesia。 关注Twitter-nya di

Mari kita mulai dengan satu fakta:laki-laki juga merupakan pengendara yang bodoh。

Kalau para pria-pria bisa menghakimi bahwa perempuan adalah pengendara yang seenaknya dan egois,mungkin mereka lupa kalau kebanyakan kecelakaan lalu lintas terjadi karena ulah laki-laki,mulai dari kebut-kebutan di jalan tol,pengendara truk yang seenaknya menyalip,supir kopaja yang menyetir layaknya pengendara一级方程式,hingga yang paling bodoh,pengendara mobil yang bisa-bisanya menembakkan air soft gun ke mobil Picanto di jalan tol。

Kalau pria-pria bisa marah-marah pada perempuan pengendara motor yang suka nekat balik arah atau belok di tanda verbodden ,mungkin mereka harus duduk bersama pengendara perempuan yang cuma bisa memaki di balik setir ketika melihat supir-supir ojek(yang tentunya mayoritas laki-laki )berhendti 20米setelah斑马十字架,naik ke天桥,atau bahkan mengambil 3/4 jalan raya。

Bukan itu saja,bagaimana dengan pengendara yang suka rally di jalan raya? Kalau kamu ke daerah Taman Mini sekitar jam 4-5 pagi,kamu bisa temukan pria-pria yang sedang trek-trekan。 迪。 惹。 拉亚。 Entah kemana logika mereka,bisa-bisanya,menutup jalan seenaknya dan balapan di sana tanpa peduli kalau ada orang lain yang ingin melintas。

Perlu saya ingatkan tentang bagaimana pria berubah menjadi mahluk emosional dan egois ketika berada di balik kemudi? Pernah lihat mobil yang saling memepet di jalan tol karena tidak ada yang mau kalah? Pernah lihat pengedara yang saling memaki satu sama lain dengan ratusan kata-kata kasar? Atau yang paling simpel,pernah bertanya-tanya kenapa pria hobi memilih tempat parkir yang sulit? Semua itu kembali pada gengsi,ego,dan emosi pria yang mendadak melonjak tinggi ketika menyetir。

Kalau ada yang bilang berkendara itu bagai seni bagi pria,mungkin kali ini perempuan bisa jadi makhluk yang lebih rasional。 Kalau mau membuat seni,melukis saja lah,tak usah buang-buang bensin dan bikin pengendara lain emosi。

Dan satu lagi,kebodohan tidak mengenal gender。 -Rappler.com

BACA JUGA:

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。