Usai dioperasi,kondisi dua anggota Brimob yang ditusuk membaik

2019
05/21
05:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Usai dioperasi,kondisi dua anggota Brimob yang ditusuk membaik

2017年7月2日下午2:21发布
2017年7月2日下午2:24更新

LEDAKAN TAS。 Anggota Gegana bersiap meledakkan tas yang diduga milik pelaku penikaman anggota Brimob di depan Masjid Falatehan,Mabes Polri,Jakarta Selatan,Jumat,30 Juni。 Foto oleh Sigid Kurniawan / ANTARA

LEDAKAN TAS。 Anggota Gegana bersiap meledakkan tas yang diduga milik pelaku penikaman anggota Brimob di depan Masjid Falatehan,Mabes Polri,Jakarta Selatan,Jumat,30 Juni。 Foto oleh Sigid Kurniawan / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Dua anggota Brimob yang menjadi korban aksi penikaman oleh orang yang tak dikenal di Masjid Falatehan,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan sudah semakin membaik。 Mereka sudah selesai menjalanii operasi。

“Keduanya sudah dioperasi。 Saat ini,sedang dalam perawatan。 Kondisi keduanya stabil,“kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat(Karopenmas)Polri Brigjen Pol Rikwanto di Mabes Polri,Jakarta pada Minggu,2 Juli。

Rikwanto mengatakan bahwa tim dokter ahli bedah plastik sudah melakukan rekonstruksi perbaikan luka terhadap AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bahtiar di kamar operasi di Rumah Sakit Polri Said Sukanto,Kramat Jati,Jakarta Timur。

“Proses operasi keduanya berjalan lancar dan berhasil,”tutur Rikwanto。

Sebelumnya,pada Jumat,30 Juni malam,dua anggota Brimob yaitu AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bahtiar diserang oleh seorang pria misterius usai menunaikan ibadah salat Isya di Masjid Falatehan,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan。 Pelaku yang disebut polisi bernama Mulyadi ikut salat bersama korban sebelum beraksi。

Saat jemaah bersalaman,tiba-tiba pelaku menyerang secara acak ke arah personel polisi dengan menggunakan pisau sangkur。 Keduanya mengalami luka di bagian wajah dan leher。

Usai menikam polisi,pelaku kemudian keluar dari masjid dan melarikan diri ke arah Blok M.

Kemudian anggota Brimob yang berjaga tak jauh dari masjid,mengejar pelaku dan memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali,namun tak diindahkan pelaku。

Selanjutnya anggota Brimob menembak pelaku。 Pelaku双关语akhirnya meninggal di tempat。 Tim Densus 88 masih mendalami pelaku berafiliasi dengan jaringan teroris mana。 Namun,Polri menduga pelaku memiliki motif yang sama seperti pelaku penyerangan Mapolda Sumatera Utara。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。