Dipanggil KPK,Agun Gunandjar malah kunjungi napi koruptor

2019
05/21
11:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Dipanggil KPK,Agun Gunandjar malah kunjungi napi koruptor

发布时间:2017年7月7日上午8点06分
更新时间:2017年7月7日上午8点06分

KUNJUNGI LAPAS。 Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa(kiri)berjalan keluar gerbang Lapas Sukamiskin usai meminta keterangan kepada narapidana kasus korupsi di Bandung,Jawa Barat,Kamis,6 Juli。 Foto oleh Agus Bebeng / ANTARA

KUNJUNGI LAPAS。 Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa(kiri)berjalan keluar gerbang Lapas Sukamiskin usai meminta keterangan kepada narapidana kasus korupsi di Bandung,Jawa Barat,Kamis,6 Juli。 Foto oleh Agus Bebeng / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Agun Gunandjar Sudarsa kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)sebagai saksi kasus korupsi E-KTP untuk tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong pada Kamis,6 Juli。 Namun,Ketua Pansus Angket KPK itu malah mangkir dan memilih mengunjungi Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung untuk menemui narapidana korupsi。

Bersama rekannya di pansus,seperti Masinton Pasaribu dan Misbakhun,Agun melakukan penyelidikan atas laporan pengaduan mengenai KPK di lapas khusus koruptor itu。

Kepada媒体,Agun mengaku lebih memilih menjalankan tugasnya sebagai Ketua Pansus Angket KPK yang dinilainya lebih mendesak,dibanding menjadi saksi kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara triliunan rupiah itu。

“Saya kan sedang menjalankan tugas。 Kan,sudah disaksikan,saya sudah berkirim surat。 Karena itu rapat diputuskan secara internal pada tanggal 3(Juli)yang lalu,saya harus memimpin ke sini,“kata dia menjelaskan alasannya mangkir dari panggilan KPK pada Kamis kemarin di Lapas Sukamiskin,Bandung。

Agun mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan mangkir pada Selasa 4 Juli。 Dalam surat itu juga disampaikan agar dilakukan penjadwalan ulang pada persidangan berikutnya。

“Saya tidak mungkin mengabaikan tugas kewajiban konstitusional saya yang lebih utama,lebih急。 Karena ini pansus yang harus bisa dipertanggungjawabkan。 Tidak mungkin kami lari dari(tugas),“kata dia。

Meski demikian,Agun berjanji pada pemanggilan berikutnya,dia akan hadir。

“Ya,akan datang(di pemanggilan selanjutnya),”ujar Agun sambil berlalu。

Agun menjadi salah satu saksi untuk mantan pejabat Kementrian Dalam Negeri,Irman dan Sugiharto。 Namanya disebut dalam berkas dakwaan Irman dan Sugiharto sebagai salah seorang yang menerima uang hasil korupsi e-KTP dengan jumlah sekitar 1 juta dollar Amerika Serikat sebagai imbalan karena ikut menggolkan mega proyek tersebut。

Akibat praktik bagi-bagi uang yang dalam proyek tersebut,negara telah dirugikan Rp 2,3 triliun。 - Rappler.com

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。