Pelapor Kaesang akan adukan dua pejabat kepolisian

2019
05/21
15:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Pelapor Kaesang akan adukan dua pejabat kepolisian

2017年7月7日下午4:45发布
2017年7月7日下午4:45更新

DIHENTIKAN。 Kasus penodaan agama yang melibatkan putra bungsu Presiden Joko Widodo,Kaesang Pangarep akhirnya dihentikan oleh pihak kepolisian。 Foto:屏幕截图Youtube

DIHENTIKAN。 Kasus penodaan agama yang melibatkan putra bungsu Presiden Joko Widodo,Kaesang Pangarep akhirnya dihentikan oleh pihak kepolisian。 Foto:屏幕截图Youtube

雅加达,印度尼西亚(更新) - Pelapor kasus Kaesang,Muhammad Hidayat Sitompul mengaku kecewa dengan pernyataan kepolisian yang tidak akan memproses lebih lanjut laporannya ke Polres Metro Bekasi。 Menurut Hidayat,pernyataan yang disampaikan Wakapolri Syafruddin bersifat sepihak。

“Saya anggap Wakapolri itu tidak profesional sebagai seorang petinggi polri,karena membuat statement prematur,”ujar Hidayat。

Dia mengatakan keputusan itu seharusnya tidak bisa dibuat sepihak begitu saja,karena belum ada keterangan dari pihak pelapor dan saksi-saksi lainnya。 Maka,dia menduga ada rekayasa untuk menghentikan kasus ini。

“Saya menduga ada rekayasa jahat untuk menyetop kasus Kaesang ini dengan modus penghancuran kredibilitas saksi dan pelemahan substansi laporan,”kata dia。 BACA : )

Penghancuran kredibilitas yang dia rujuk yakni dengan mengungkap status hukumnya yang telah menjadi tersangka untuk kasus lain dan laporannya dinilai telah mengada-ada。

Tidak puas dengan sikap Polri tersebut,Hidayat berencana mengambil langkah hukum menyangkut hal tersebut,antara lain membuat laporan ke Divisi Profesi dan Pengamanan Polri(Propam),Komisi Kepolisian Nasional(Kompolnas),Komnas HAM dan DPR。 Dia mengatakan ada dua pejabat kepolisian yang akan dilaporkan Hidayat ke Propam Mabes Polri,salah satunya adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono。

Ajukan pra peradilan

Selain mengajukan laporan ke Propam Mabes Polri,Hidayat juga berencana untuk mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jawa Barat terkait penyelidikan laporannya yang dihentikan。 Bahkan,menurut dia,laporannya tidak ditindak lanjuti secara serius oleh Polres Bekasi Kota。

“Saya akan menempuh(jalur)praperadilan untuk menguji perkara(yang telah)dinyatakan ditutup.Apakah itu sah atau tidak,”kata Hidayat di Mapolres Bekasi Kota。

Dia mengaku sudah mendapatkan laporan dari Kasubag Humas Polres Bekasi,AKP Erna Ruswing bahwa laporannya sudah ditutup。 Namun,yang membuatnya aneh,kendati sudah dinyatakan ditutup,Polres Bekasi Kota tetap memanggil dirinya untuk dimintai keterangan。

“Kalau sudah ditutup,kenapa saya masih dipanggil lagi,”kata Hidayat yang kesal karena diharuskan tiba di Polres Bekasi Kota sejak pukul 09:00 WIB。

Tidak相关

Argo adalah orang yang membuka kepada publik mengenai status hukumnya dalam kasus lain。 Kepada媒体,Argo mengatakan jika Hidayat telah menjadi tersangka kasus ujaran kebencian dalam aksi demonstrasi 2016年11月4日.Semula dia ditahan,tetapi karena alasan kemanusiaan,penyidik akhirnya membebaskan Hidayat。

Namun,kasusnya diklaim oleh kepolisian masih terus berlanjut。

“巴吉说,pernyataan itu tidak相关。 Karena status tersangka yang dimaksud tidak ada kaitan dengan kasus Kaesang,“kata dia。

Akibat pernyataan tersebut,Hidayat dirisak di media sosial。

“Sudah jadi tersangka saja berani melaporkan,”kata Hidayat yang menolak diambil gambar dan videonya。

Kendati tidak mau berkomentar soal apakah dirinya benar-benar telah menyandang status tersangka,Hidayat mempertanyakan apakah dirinya sudah kehilangan hak-hak sebagai warga negara,sehingga tidak boleh membuat laporan ke kepolisian。

“Untuk声明ini(soal status tersangka)saya tidak membenarkan atau membantah。 Saya ingin menjawab,apakah seseorang yang telah berstatus tersangka lalu dia kehilangan hak-hak konstitusionalnya sebagai warga negara? Tidak bisa melaksanakan kewajibannya dengan berkontribusi sebagai pelapor? 哇,bahaya ini,“katanya。

Selain berencana melaporkan kedua pejabat kepolisian ke Propam Mabes Polri,dia juga tengah mengkaji untuk melaporkan atas pencemaran nama baik。

“Saya akan buat laporan pidana resmi。 Saat ini langkah itu masih dikaji,“kata dia。

Wakapolri Syafruddin menilai laporan yang dibuat Hidayat mengada-ada。 Sebab,kata“ndeso”yang dilaporkan sebagai bentuk ujaran kebencian hanya bermakna guyonan belaka。

“Omongan'ndeso'itu kan ya,saya juga sudah dengar omongan'ndeso'itu dari kecil。 Jadi,kami(bersikap)rasional saja,“kata Syafruddin dalam jumpa pers di Mabes Polri pada Kamis,Juli 6。

Sementara,Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menduga motif pelaporan Hidayat diprediksi akan meminta uang agar bersedia damai。 Rencananya,polisi akan mengeluarkan surat SP3 sebagai bentuk laporan tidak akan ditindak lanjuti。

Sementara,berkas kasus Hidayat di mana dia menjadi tersangka perbuatan menyebar ujaran kebencian akan terus diproses。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。