Ketika Kapolri ingin pensiun dini

2019
05/21
01:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Ketika Kapolri ingin pensiun dini

2017年7月10日下午6:04发布
2017年7月10日下午6:06更新

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Mabes Polri,Jakarta,Rabu(16/11)。 Foto oleh M Agung Rajasa / ANTARA

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Mabes Polri,Jakarta,Rabu(16/11)。 Foto oleh M Agung Rajasa / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Menjadi Kepala Polri,orang nomor satu di Kepolisian,ternyata tak selamanya menyenangkan。 Posisi mentereng tersebut seringkali justru membuat stres。

Hal ini disampaikan langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian。 Menurutnya banyak tekanan dan persoalan yang harus dihadapi oleh seorang Kapolri。

“Jadi Kapolri penuh dengan kehidupan yang stressfull,”katanya usai menghadiri perayaan hari Bhayangkara ke-71 yang digelar di Lapangan Monas,Jakarta Pusat,Senin 10 Juli 2017。

Karena itu,Tito melanjutkan,jika ada kesempatan untuk pensiun dini,maka ia akan mengambil kesempatan tersebut。 “Kemungkinan ada waktu yang saya anggap tepat,mungkin akan pensiun dini,”katanya。

Tito mulai menjabat Kapolri pada 13 Juli 2016.Ia akan mengisi posisi tersebut hingga 2022 mendatang。 Namun Tito mengatakan dirinya tak yakin bisa bertahan hingga 2022。

Baca:

“Saya gak tertarik pada politik,tidak punya gen politik,di politik banyak tarik-menarik。 Nanti muncul musuh baru,malah nanti tambah stres。 Saya ingin lari ke dunia pendidikan,jadi pembicara。“

“Saya sampaikan kalau boleh saya pilih,saya gak mau selesai sampai 2022. Terlalu lama.Tidak baik bagi organisasi,tidak baik bagi saya sendiri,”katanya。

Selain karena jabatan Kapolri seringkali membuat stres dan penuh tekanan,terlalu lama menjadi orang nomor satu di Kepolisian juga dinilainya tidak bagus buat organisasi Polri。

Tito menilai Polri membutuhkan regenerasi pimpinan agar instansi dan bawahan tidak jenuh。 Dia menganggap,pemimpin yang kelewat lama memegang tongkat komando,akan berdampak buruk bagi bawahannya。

“Organisasi butuh penyegaran,perlu ada pimpinan baru.Bayangin kalau saya jadi Kapolri terus,enam tahun,tujuh tahun,anggota bosan,organisasi bosan,saya juga bosan,”jelas dia。

Karena itu ia menilai keinginannya pensiun dini sebagai sesuatu yang wajar。 Sebab,selain demi kebaikan Polri,ia juga ingin menjalani kehidupan yang lebih tenang dan damai。

Saat ditanya apa yang akan dilakukannya jika dirinya benar-benar pensiun dini,Tito mengatakan ingin menjadi pendidik。 Ia juga mengatakan tidak akan menyentuh dunia politik。

“Saya gak tertarik pada politik,tidak punya gen politik,di politik banyak tarik-menarik。 Nanti muncul musuh baru,malah nanti tambah stres。 Saya ingin lari ke dunia pendidikan,jadi pembicara,“ katanya。-Rappler.com

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。