Klarifikasi polisi soal duduk satu meja dengan penganiaya Hermansyah

2019
05/21
02:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Klarifikasi polisi soal duduk satu meja dengan penganiaya Hermansyah

2017年7月13日下午8:55发布
更新时间:2017年7月14日上午6:28

BARANG KORBAN。 Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memperlihatkan foto barang-barang korban perampokan Pulomas saat memberi keterangan pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,Jakarta,Rabu,28 Desember。 Foto oleh Fakhri Hermansyah / ANTARA

BARANG KORBAN。 Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memperlihatkan foto barang-barang korban perampokan Pulomas saat memberi keterangan pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,Jakarta,Rabu,28 Desember。 Foto oleh Fakhri Hermansyah / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengklarifikasi fotonya yang tersebar di dunia maya ketika tengah duduk satu meja dengan pelaku pengeroyokan ahli informatika lulusan Institut Teknologi Bandung,Hermansyah。 Dalam sebuah foto yang ramai dibicarakan di media sosial,Iriawan terlihat duduk satu meja dan berbicara dengan kedua tersangka yakni Lauren Paliyama dan Edwin Hitipeuw。

Di meja juga tersaji rokok,camilan gorengan dan minuman。 Lalu,apa penjelasan dari Iriawan?

“Itu teknis polisi mengungkap peristiwa agar(pelaku)bicara,”ujar Iriawan di Jakarta pada Kamis,13 Juli。

Polisi,kata Iriawan memiliki teknik penyidikan melalui pendekatan psikologis agar pelaku mengungkapkan aksi kejahatannya。 Saat itu,Iriawan mengaku tengah menanyai pelaku soal motif pengeroyokan Hermansyah。 Apakah mereka melakukannya karena disuruh seseorang atau bukan。

Mantan Kapolda Jawa Barat itu tidak mempersoalkan muncul anggapan negatif masyarakat akibat beredarnya照片itu。 Padahal,dengan beredarnya foto tersebut seolah mengonfirmasi谣言adanya kaitan antara kedua tersangka dengan Iriawan。 Sebab,sebagian dari publik berpikir aksi penganiayaan terhadap Hermansyah dilakukan karena diperintahkan oleh Polda Metro Jaya。

Hermansyah diketahui menjadi saksi ahli teknologi informasi untuk membuktikan bahwa foto antara pimpinan前Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab dengan Firza Husein adalah rekayasa。

Tetapi,tidak diketahui dengan jelas informasi apa yang berhasil diperoleh dari hasil obrolan Iriawan dengan kedua tersangka。

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombespol Andry Wibowo sempat mengatakan penyidik akan mencari tahu orang yang menyebarkan foto itu di media sosial。 Sebab,mengakibatkan terbentuk opini yang keliru di mata publik。

Tetapi,Andry mengaku langkah tersebut tidak mudah untuk mencari pelaku。 Akun media sosial yang pertama kali mengunggah foto itu sudah dihapus dan ditutup。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。