Perempuan Indonesia berusia 15 tahun dinikahi anggota ISIS di Turki

2019
05/21
09:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ Perempuan Indonesia berusia 15 tahun dinikahi anggota ISIS di Turki

2017年7月14日下午1:54发布
2017年7月14日下午1:54更新

KABUR。 Leefa,seorang perempuan asal Indonesia dan rekan-rekan serta anaknya di kamp Ain Issa,Suriah untuk warga yang kabur dari ISIS。 Foto ini diambil pada 13 Juni 2017. Foto oleh Ayham Al-Mohammad / AFP

KABUR。 Leefa,seorang perempuan asal Indonesia dan rekan-rekan serta anaknya di kamp Ain Issa,Suriah untuk warga yang kabur dari ISIS。 Foto ini diambil pada 13 Juni 2017. Foto oleh Ayham Al-Mohammad / AFP

雅加达,印度尼西亚 - Pemerintah印度尼西亚akhirnya mengonfirmasi berita soal adanya seorang perempuan berusia 15 tahun dan telah dinikahi oleh seorang pria di Turki。 Perempuan yang diketahui berinisial T itu diduga sengaja dinikahkan oleh orang tuanya sebelum mereka dideportasi oleh otoritas Turki ke Indonesia。

Menurut数据dari Kementerian Luar Negeri,orang tua T dideportasi ke Tanah Air pada Januari 2017.Namun,mereka mengatakan masih mendalami asal dari kedua orang tua T itu。 Sementara,berdasarkan informasi dari sumber Rappler mengatakan kedua orang tua tersebut berasal dari Makassar。

Keduanya terbang ke Turki dan mengajak anak-anak serta adik perempuan untuk menyeberang ke Suriah。

Direktur Perlindungan WNI Kemlu Lalu Muhammad Iqbal mengatakan KBRI Ankara dilapori bahwa T ditemukan di sebuah rumah di bagian selatan Provinsi Adana。

“Rumah tersebut sudah masuk ke dalam pemantauan otoritas Turki。 Begitu pula suami dari T. Perkara apakah suami T itu anggota kelompok ISIS,kami tidak memperoleh informasi tersebut,“ujar Iqbal yang dihubungi Rappler melalui telepon pada Jumat,14 Juli。

媒体lokal Turki, ,melaporkan saat ditemukan oleh otoritas setempat T sempat berbohong tiga kali mengenai identitas aslinya。 Tetapi,identitas aslinya akhirnya diketahui dari data yang terekam di badan imigrasi Turki。

Iqbal mengatakan T kini berada di panti sosial di Adana。 KBRI Ankara,katanya,sudah berkomunikasi dengan panti sosial dan T.

“Kami segera mendapat akses kekonsuleran kepada WNI tersebut karena dia termasuk ke dalam kelompok rentan dan membutuhkan perlindungan yang memungkinkan termasuk memulangkannya ke Indonesia”,kata Iqbal。

Dia mengatakan proses pernikahan kemungkinan dilakukan sebelum kedua orang tua T dideportasi。 Dia dinikahkan di bawah tangan oleh seorang warga Turki。

Pemerintah mengaku masih mendalami bagaimana aturan terkait pernikahan seorang perempuan di bawah usia 17 tahun。 Tetapi,dalam aturan hukum di Indonesia,pernikahan itu dikatakan di bawah umur dan berisiko。

Ke depan usai melalui proses investigasi,T segera dideportasi ke Indonesia。 Begitu tiba di Tanah Air,maka pemerintah akan menggandeng Komnas Perlindungan Anak。

“Sementare,orang tua T sudah ada di dalam daftar BNPT(Badan Nasional Penanggulangan Terorisme),Densus 88 Anti Teror dan Kementerian Sosial。 Itu sudah sesuai SOP jika ada WNI diduga terlibat kelompok militan lalu dipulangkan ke Indonesia,“kata dia。

Iqbal menyebut T bukanlah anak pertama yang ditemukan oleh otoritas Turki telah dinikahkan di bawah umur。 Hal tersebut tidak lepas dari faktor orang tua yang hijrah dari Indonesia ke Suriah turut mengajak anak-anak mereka。

Mereka memilih masuk ke Suriah melalui Turki karena adanya fasilitas visa kedatangan yang cukup memudahkan untuk diurus。 Selain itu,area perbatasan darat yang panjang antara Turki dan Suriah menyulitkan bagi otoritas Turki untuk selalu memantau。 Akibatnya,banyak jalur tikus yang tidak terpantau dan dijadikan akses bagk orang asing menuju ke Suriah。

“Sejak 1 Januari 2014年hingga kemarin jumlah WNI yang telah dideportasi oleh Pemerintah Turki mencapai 430 orang。 Dari 430 orang itu,sebanyak 157 di antaranya atau 37 persen di antaranya adalah anak-anak。 Sementara,146 orang atau 34 persen adalah perempuan。 Sementara,sisanya 29持续adalah laki-laki,“kata dia。

Dengan ditemukannya T menambah daftar panjang WNI yang akan dideportasi dari Turki。 Ke depan akan ada 17 WNI yang akan dipulangkan dari kamp di sekitar Raqqa,Suriah。 17 WNI yang merupakan perempuan itu merasa dibohongi oleh ISIS setelah janji-janjinya ternyata palsu belaka。

Mereka terkena宣传biaya kehidupan di Suriah jauh lebih murah dan akan ditanggung oleh kelompok militan itu。 Ternyata,pada kenyatannya justru sebaliknya。 - Rappler.com

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。