印度尼西亚ancam pemilik kapal喀里多尼亚天空jika mangkir soal ganti rugi

2019
05/21
08:01

永利皇宫游戏网站/ 国际/ 印度尼西亚ancam pemilik kapal喀里多尼亚天空jika mangkir soal ganti rugi

2017年7月14日下午6:44发布
更新时间:2017年7月14日下午6:44

TABRAK。 Kapal pesiar Caledonian Sky menabrak terumbu karang yang dilindungi di kawasan Raja Ampat pada Sabtu,4 Maret。 Foto diambil dari akun Facebook Stay Raja Ampat

TABRAK。 Kapal pesiar Caledonian Sky menabrak terumbu karang yang dilindungi di kawasan Raja Ampat pada Sabtu,4 Maret。 Foto diambil dari akun Facebook Stay Raja Ampat

雅加达,印度尼西亚 - Empat bulan berlalu,kasus gugatan ganti rugi yang diajukan Pemerintah Indonesia kepada pemilik kapal pesiar Caledonian Sky seolah tidak ada kelanjutannya。 Terakhir,Kemenko Kemaritiman sudah menghitung总kerusakan karang di area Raja Ampat itu mencapai 18.882米persegi atau 1,8 hektare。

Deputi Koordinasi bidang kedaulatan maritim Kemenko Kemaritiman,Arif Havas Oegroseno menepis jika kasus tersebut jalan di tempat。 Menurutnya,proses pengajuan ganti rugi tetap berjalan。

“Sejauh ini Caledonian Sky sudah menyerahkan permasalahan ganti rugi ke pihak asuransi。 Walau begitu,hal tersebut tidak akan menghilangkan aspek pidananya,“ujar Havas yang ditemui di kantor Kemenko Kemaritiman pada Jumat,14 Juli。

Mantan Duta Besar Indonesia di Kerajaan Belgia itu menyerahkan proses pengajuan gugatan pidana kepada Kementerian Lingkungan Hidup(KLH)。 Sebab,itu sudah menjadi pembagian tugasnya。

“Tetapi,dari pihak perusahaan pemilik kapal,sang kapten Keith Michael sudah tidak lagi bekerja di Caledonian Sky,”kata dia。

Kebijakan itu sengaja ditempuh,hingga proses kasus ini rampung。 Lalu,berapa nilai gugatan ganti rugi yang diajukan oleh pemerintah kepada perusahaan asuransi?

Dia mengatakan nilai ganti rugi sudah dihitung oleh tim independen dari Institut Pertanian Bogor(IPB)。 Namun,mereka belum bisa menyampaikannya kepada publik。

Havas beralasan,akan menyalahi ketentuan hukum seandainya pemerintah menyampaikan kepada media sementara,proses negosiasi masih terus berlangsung,“katanya。

Sebelumnya,Kepala Pusat Penelitian untuk Sumber Daya Laut Pasifik di Universitas Papua Ricardo Tapilatu menyarankan kepada pemerintah agar meminta ganti rugi berkisar antara US $ 1,28 juta - US $ 1,92 juta atau setara Rp 26 miliar。 Tetapi,Havas enggan menyampaikan apakah名义上的yang diajukan oleh pemerintah mendekati angka tersebut。

Havas mengatakan baik pemerintah dan perusahaan pemilik kapal sama-sama berharap agar proses negosiasi ganti rugi bisa cepat rampung。 Bahkan,ditargetkan masalah ganti rugi bisa beres pada Agustus mendatang。

Sebab,jika masalah ini semakin berlarut-larut maka dapat berpengaruh kepada proses restorasi terumbu karang di Raja Ampat。 Sementara,kondisi terumbu karang s sana pasca ditabrak kapal berbobot 4.200总吨sudah memutih dan suram。

“Jika pihak Caledonian Sky lamban atau mangkir,maka kami siap membawa masalah ini ke Mahkamah Internasional,”ujarnya。

Kapal Caledonian Sky melindas terumbu karang Wararema pada 4 Maret lalu karena sang kapten,Keith Michael Taylor merujuk pada petunjuk GPS dan radar tanpa mempertimbangkan faktor gelombang dan kondisi alam lainnya。 Kondisi itu diperparah ketika sebuah kapal penarik(拖船)dengan nama TB Audreyrob Tanjung Priok tiba di lokasi untuk mengeluarkan kapal pesiar itu。

Sayangnya,upaya itu tidak berhasil,karena kapal pesiar Caledonian Sky terlalu berat。 Alhasil,kini总kerusakan mencapai hampir tiga kali luas lapangan sepak bola standar FIFA。 - Rappler.com

BACA JUGA:

免责声明:本文来自永利皇宫游戏网站新闻客户端自媒体,不代表永利皇宫游戏网站的观点和立场。